Pembuat dan pembaca kode QR

Buat QR code dan decode gambar QR

Buat kode QR dan decode gambar QR
Konten QR
Pratinjau QR
Unggah gambar untuk decode

Panduan alat

Tentang Pembuat dan pembaca kode QR

QR Code membuat QR images dari URLs, plain teks, Wi-Fi strings, atau vCard teks yang Anda siapkan, dan dapat decode QR content dari canvas saat ini atau uploaded image.

Atur size dan error-correction level, lalu download PNG untuk docs, testing, signage, atau mobile debugging.

Cara memakai QR Code

  1. Masukkan teks atau URL yang ingin di-encode.
  2. Pilih QR size dan L/M/Q/H error-correction level.
  3. Generate QR preview, lalu download PNG, copy source teks, atau decode QR saat ini.

Kapan dipakai

  • Membuat temporary QR untuk staging URL, deep link, atau login page.
  • Decode QR dari screenshot, poster, atau device screen.
  • Membuat fixed-size PNG untuk documentation, slides, atau printed material.
  • Memastikan QR masih bisa decode sebelum dipublikasikan.

QR size, error correction, dan content length

QR code meng-encode teks menjadi black and white modules. Content yang lebih panjang membuat modules lebih padat; error correction lebih tinggi lebih tahan damage atau covering, tetapi complexity naik.

  • L/M/Q/H adalah error-correction levels dari rendah ke tinggi.
  • Larger sizes lebih baik untuk print atau low-resolution screens.
  • Untuk long URLs, gunakan stable short link agar QR density lebih rendah.
  • Generation dan image decoding berjalan lokal di peramban; images tidak di-upload ke wetool.site.

Pertanyaan umum tentang Kode QR

Bisa decode uploaded images?
Ya. Browser membaca local image ke canvas dan mencoba decode QR pixels secara lokal.
Error-correction level mana yang dipilih?
M biasanya cukup untuk screens. Gunakan Q atau H untuk print, stickers, atau tempat yang mungkin tertutup sebagian.
Mengapa scanning gagal?
Penyebab umum: content terlalu panjang, image size kecil, contrast buruk, quiet zone kurang, atau compression blur.

QR Code dan link safety

QR code hanya membawa teks; ia tidak membuktikan link terpercaya. Sebelum publish, periksa domain, HTTPS, redirect chain, dan masa berlaku agar temporary atau sensitive links tidak menjadi aset jangka panjang.

Referensi format WiFi QR Code

Orang yang mencari wifi qr code biasanya perlu encode nama jaringan, jenis keamanan, dan password dalam format teks yang dapat dibaca pemindai.

  • Format umum adalah WIFI:T:WPA;S:NetworkName;P:Password;;, dengan T berupa WPA, WEP, atau nopass.
  • Jika SSID atau password berisi semicolons, commas, backslashes, atau quotes, uji apakah target scanner menangani escaping dengan benar.
  • Untuk ruang publik, jangan expose kata sandi administrator; gunakan jaringan tamu yang terisolasi, bukan jaringan internal.

Kapasitas kode QR dan koreksi kesalahan

Lebih banyak teks tidak selalu lebih baik. Content panjang membuat modules lebih padat dan menyulitkan scanning pada small prints atau low-quality cameras.

  • Short URL biasanya lebih baik daripada long teks untuk print, posters, dan quick phone scanning.
  • Higher error correction lebih tahan damage atau logo overlap, tetapi membuat QR code lebih padat.
  • Untuk posters, business cards, atau screens, scan final QR code dengan real phone pada final display size.